Formulasi yang buruk
Kenaikan harga gas elpiji ditambah dengan kenaikan harga bahan pokok menjelang bulan puasa Ramadhan merupakan sebuah formulasi kehidupan ekonomi yang buruk. Tanpa basa-basi tukang nasi goreng di depan rumah menaikkan harganya seribu rupiah. Bayangkan.. 1000! ngga ada lagi namanya kelipatan 500.
Sesuatu hal:
Sesungguhnya saya ingin memberikan apa yang saya punya bagi negara sesuai dengan perkataan “JFK” yang intinya mendahulukan kepentingan negara. Tetapi bagaimana saya memberi kalau pemerintah mengambilnya terlebih dahulu yang tentu saja bukan dihitung sebagai pengorbanan kita tetapi hanyalah suatu keterpaksaaan keadaan.